BPPTPM Tingkatkan PAD

Kepala BPPTPM Dimposma Sihombing, Kamis (18/6) di kantornya membenarkan capaian realisasi PAD yang telah disetorkan kantornya ke kas daerah Pemkab Taput.

“Berdasarkan laporan Kantor Dipenloka dari bendahara penerimaan, kami telah menyetorkan PAD sebesar Rp 1.155.311.203,00 (85,58 persen) dari target Rp 1.350.000.000,” ungkap Dimposma.

Dimposma menuturkan, penghasil PAD terbesar berada di sektor penarikan retribusi izin gangguan tempat usaha/kegiatan, kemudian retribusi izin mendirikan bangunan serta retribusi tempat penjualan minuman beralkohol.“Ketiga sektor izin itulah pendulang PAD. Semua itu berkat kerja keras semua staf kantor ini,” sebutnya.

Pada kesempatan itu, Dimposma mengatakan, ke depan, sesuai dengan UU retribusi izin tempat penjualan minuman beralkohol akan dihapus, minuman beralkohol tidak boleh lagi diberikan izinnya di toko maupun mini market.,“Minuman beralkohol akan dijual di supermarket, sehingga target PAD retribusi izin tempat penjulan minuman berlakohol sudah kita keluarkan dan tidak masuk menjadi target lagi,” tambahnya.

Terkait masih rendahnya realisasi retribusi IMB, Dimposma mengungkapkan kendalanya masih kurangnya kendaraan operasional untuk monitoring ke lapangan. “Kelemahan kita dalam memonitoring IMB berada di kendaraan operasional, tapi telah kami usulkan. Mudah-mudahan segera diberikan,” imbuhnya.

Dimposma menegaskan, jika kendaraan operasional untuk anggotanya dalam melakukan monitoring IMB diberikan, sektor pendapatan di bidang retribusi IMB akan mampu dioptimalkan untuk ditarik dari masyarakat.“Saya yakin, bila kendaraan operasional untuk anggota ada, maka retribusi IMB pasti maksimal akan dicapai,” tandasnya. (Redaksi)

Just another WordPress site